Pengertian
Emosi dalam Psikologi
Istilah emosi dalam
pemakaian kita sehari-hari sangat berbeda dengan pengertian emosi dalam
psikologi. Emosi adalah luapan perasaan yang berkembang sebagai reaksi
psikologis-fisiologis dan surut dalam waktu singkat. Emosi bersifat subyektif.
Emosi ada yang bersifat positif dan ada yang negatif. Para psikolog mengkaji
emosi dengan memberi perhatian yang sesuai dengan urgensinya dalam kehidupan
manusia. Emosi punya pengaruh terhadap kesehatan mental dan fisik manusia,
serta pengaruh terhadap perilaku pribadi dan sosial. Emosi, dengan pengertian
ini, berpengaruh terhadap segala aspek kepribadian individu, luar, dan dalam. Emosi
dirasakan secara psiko-fisik karena terkait langsung dengan jiwa dan fisik.
Berikut
ini beberapa pengertian atau definisi emosi yang kami rangkum dari para ahli:
- Pengertian
Emosi Menurut George Miller: Emosi
adalah pengalaman seseorang tentang perasaan yang kuat, dan biasanya
diiringi dengan perubahan-perubahan fisik dalam peredaran darah dan
pernapasan, biasanya juga dibarengi dengan tindakan-tindakan pemaksaan.
- Pengertian
Emosi Menurut Angels: Emosi
adalah kondisi perasaan yang kompleks, yang diiringi dengan beberapa
gerakan atau aktivitas kelenjar. Atau, perilaku yang kompleks yang
didominasi oleh aktivitas lambung atau organ-organ intrinsik.
- Pengertian
Emosi Menurut Dr. Muhammad Najaati: Emosi adalah kekacauan hebat
yang meliputi segala aspek individu, dan berpengaruh terhadap perilakunya,
perasaannya, dan fungsi vitalnya. Asalnya dia muncul dari faktor
psikologis.
- Pengertian
Emosi Menurut Dr. Abdullah Abdul Hayy Musa: Emosi
adalah perubahan tiba-tiba yang meliputi segala aspek individu, baik
psikis maupun fisiknya.
- Pengertian
Emosi Menurut Stanley: Emosi
adalah fondasi utama yang melandasi kelahiran dan perkembangan kekuatan
mental.
Bentuk-bentuk
emosi menurut Daniel Goleman, yaitu :
(1)
Amarah adalah salah satu dari bentuk emosi yang di dalamnya meliputi brutal,
mengamuk, benci, marah besar, jengkel, kesal hati, terganggu, rasa pahit,
tersinggung, bermusuhan, tindak kekerasan dan kebencian patologis.
(2)
Kesedihan ialah salah satu dari bentuk emosi yang di dalamnya meliputi pedih,
sedih, muram, suram, melankolis, mengasihani diri, kesepian, ditolak, putus asa
dan depresi.
(3) Rasa
takut merupakan salah satu dari bentuk emosi yang di dalamnya meliputi cemas,
takut, gugup, khawatir, waswas, perasaan takut sekali, sedih, waspada, tidak
tenang, ngeri, kecut, panik dan fobia.
(4)
Kenikmatan adalah salah satu dari bentuk emosi yang di dalamnya meliputi
bahagia, gembira, ringan puas, riang, senang, terhibur, bangga, kenikmatan
indrawi, takjub, terpesona, puas, rasa terpenuhi, girang, senang sekali dan
mania.
(5)
Cinta ialah salah satu dari bentuk emosi yang di dalamnya meliputi penerimaan,
persahabatan, kepercayaan, kebaikan hati, rasa dekat, bakti, hormat, kasmaran
dan kasih sayang.
(6)
Terkejut merupakan salah satu dari bentuk emosi yang di dalamnya meliputi
terkesiap, takjub dan terpana.
(7)
Jengkel adalah salah satu dari bentuk emosi yang di dalamnya meliputi hina,
jijik, muak, mual, benci, tidak suka dan mau muntah.
(8) Malu
merupakan salah satu dari bentuk emosi yang di dalamnya meliputi rasa bersalah,
malu hati, kesal hati, menyesal, hina, aib dan hati hancur lebur.
sumber :
0 komentar:
Posting Komentar